Roma 2:23-29
Roma 2:23-29 FAYH
Saudara begitu bangga karena mengetahui hukum-hukum Allah, tetapi Saudara menghina Dia dengan melanggar hukum-hukum itu. Tidak heran bila dalam Kitab Suci tertulis, “Dunia mencerca Allah karena Saudara.” Menjadi orang Yahudi barulah berarti jika Saudara menaati hukum-hukum Allah, tetapi jika tidak, maka Saudara tidak lebih baik daripada orang kafir. Dan jika orang kafir menaati hukum-hukum Allah, apakah Allah tidak akan memberikan kepada mereka segala hak dan kehormatan yang semula direncanakan-Nya bagi orang Yahudi? Sesungguhnya, orang kafir itu akan lebih baik keadaannya daripada Saudara, orang Yahudi yang banyak mengetahui tentang Allah dan yang memiliki janji-janji-Nya, tetapi tidak menaati hukum-hukum-Nya. Saudara disebut Yahudi bukan karena keturunan atau karena upacara khitan. Orang Yahudi yang sejati ialah yang hatinya benar di hadapan Allah. Dan sunat yang sejati adalah pembaruan hati. Sunat itu tidak terjadi melalui ketaatan akan surat ketentuan hukum, tetapi dikerjakan oleh Roh Allah. Orang yang mengalami pembaruan itu mencari pujian dari Allah, bukan dari manusia.

