Markus 15
15
Yesus di hadapan Pilatus
(Mat. 27:1-2,11-14; Luk. 23:1-5; Yoh. 18:28-38)
1 # 15:1-5 Para *pemimpin agama membawa Yesus kepada gubernur Romawi. Yesus menolak mengatakan sesuatu sebagai jawaban atas tuduhan-tuduhan yang dikatakan oleh para penguasa agama. #15:1 *Pilatus – Gubernur Romawi untuk wilayah Yudea, 26-36 M. Orang-orang Yahudi menyulitkan *Pilatus selama masa pemerintahannya sebagai gubernur. Biasanya ia memenuhi semua keinginan mereka dengan maksud untuk menghindari gangguan-gangguan yang bisa saja mengancam kedudukannya sebagai gubernur. Pagi-pagi sekali, seluruh Mahkamah Agama termasuk imam-imam kepala, pemimpin-pemimpin Yahudi dan guru-guru agama berunding cepat-cepat. Mereka membelenggu Yesus, kemudian membawa Dia dan menyerahkan-Nya kepada Pilatus. 2#15:2 Begitulah katamu – Ungkapan ini bukan merupakan pengakuan, bukan pula penyangkalan. Si penanya dibiarkan menarik kesimpulannya sendiri. Pilatus bertanya kepada Yesus, “Betulkah Engkau raja orang Yahudi?”
“Begitulah katamu,” jawab Yesus.
3Imam-imam kepala mengemukakan banyak tuduhan terhadap Yesus. 4Lalu Pilatus bertanya lagi kepada Yesus, “Tidak maukah Engkau menjawab? Coba lihat berapa banyak tuduhan yang mereka ajukan terhadap-Mu!”
5Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawab lagi, sehingga Pilatus heran.
Yesus dijatuhi hukuman mati
(Mat. 27:15-26; Luk. 23:13-25; Yoh. 18:39—19:16)
6 # 15:6-15 *Pilatus mengalah terhadap tuntutan *para pemimpin agama atas Yesus. Ia menghukum orang yang tidak bersalah. Pada waktu yang sama, ia melepaskan seorang narapidana terkenal. Pada setiap Perayaan Paskah, biasanya Pilatus melepaskan seorang tahanan menurut pilihan orang banyak. 7Di dalam penjara, di antara pemberontak-pemberontak yang melakukan pembunuhan pada waktu kerusuhan, ada seorang bernama Barabas. 8Orang banyak berkumpul dan minta kepada Pilatus supaya ia melepaskan seorang tahanan seperti biasa. 9Pilatus bertanya kepada mereka, “Maukah kalian, saya melepaskan raja orang Yahudi itu untuk kalian?” 10Sebab Pilatus menyadari bahwa imam-imam kepala menyerahkan Yesus kepadanya karena iri hati.
11Tetapi imam-imam kepala menghasut orang banyak supaya meminta Pilatus melepaskan Barabas untuk mereka. 12Maka Pilatus berkata lagi kepada orang banyak itu, “Kalau begitu, saya harus buat apa dengan orang yang kalian sebut raja orang Yahudi itu?”
13 # 15:13 Salibkan – Penyaliban adalah cara orang-orang Romawi menghukum para budak dan orang-orang asing. Di Palestina orang-orang Roma menyalibkan orang-orang yang dihukum karena merampok, membuat kerusuhan, dan mengadakan pemberontakan terhadap negara. *Mahkamah Yahudi tidak mempunyai wewenang menurut hukum Romawi untuk menghukum siapa saja. Mereka berteriak, “Salibkan Dia!”
14“Tetapi apa kejahatan-Nya?” tanya Pilatus.
Lalu mereka berteriak lebih kuat lagi, “Salibkan Dia!”
15 # 15:15 Mencambuk – Pukulan keras dengan memakai cambuk yang terdiri atas sembilan utas. Pilatus ingin menyenangkan orang banyak itu, maka ia melepaskan Barabas untuk mereka. Kemudian ia menyuruh orang mencambuk Yesus, lalu menyerahkan-Nya untuk disalibkan.
Prajurit-prajurit mempermainkan Yesus
(Mat. 27:27-31; Yoh. 19:2-3)
16 # 15:16-20 Tentara Romawi mengolok-olok Yesus dengan menyebut-Nya sebagai “Raja orang Yahudi”. #15:16 Istana gubernur – Barangkali menunjuk kepada istana yang dibangun oleh *Herodes Agung di bagian barat Yerusalem. #15:16 Seluruh pasukan – 600 orang serdadu Romawi yang bermarkas di istana gubernur. Yesus dibawa oleh prajurit-prajurit ke balai pengadilan di istana gubernur. Kemudian seluruh pasukan dipanggil berkumpul. 17Lalu mereka mengenakan jubah ungu pada Yesus, dan membuat mahkota dari ranting-ranting berduri, kemudian memasangnya pada kepala Yesus. 18Setelah itu mereka memberi salam kepada-Nya. “Daulat Raja orang Yahudi!” kata mereka. 19Mereka memukul kepala Yesus dengan tongkat, lalu mereka meludahi Dia dan bersembah sujud di hadapan-Nya. 20Sesudah mempermainkan Yesus, mereka membuka jubah ungu itu lalu mengenakan kembali pakaian-Nya sendiri. Kemudian Ia dibawa ke luar untuk disalibkan.
Yesus disalibkan
(Mat. 27:32-44; Luk. 23:26-43; Yoh. 19:17-27)
21 # 15:21-32 Meskipun Yesus tidak bersalah terhadap tuduhan-tuduhan yang dilontarkan kepada-Nya, namun Ia disalibkan di antara dua penjahat. Prajurit-prajurit, para penguasa agama, para penjahat, dan orang banyak yang melihat penyaliban itu, semuanya menghina-Nya. #15:21 Memikul salib Yesus – Adalah lumrah bagi orang yang dihukum untuk memikul kayu salib menuju ke tempat pelaksanaan hukuman. Di tengah jalan mereka memaksa seorang memikul salib Yesus. Orang itu kebetulan baru dari desa hendak masuk ke kota. (Namanya Simon, — berasal dari Kirene — ayah dari Aleksander dan Rufus.) 22#15:22 Golgota – Sebuah gunung batu yang terletak di utara Yerusalem persis di luar tembok kota. Dinamakan demikian barangkali karena bukit tersebut terlihat seperti tengkorak. Yesus dibawa ke suatu tempat yang bernama Golgota, artinya “Tempat Tengkorak”. 23#15:23 Mur – Damar yang berbau harum; berasal dari pohon yang dipakai sebagai obat bius untuk mengurangi rasa sakit. Di situ mereka mau memberi kepada-Nya anggur yang bercampur mur, tetapi Yesus tidak mau minum anggur itu. 24#15:24 Membagi-bagikan pakaian-Nya – Menurut kebiasaan, pakaian orang yang kena hukuman harus ditanggalkan. Menurut hukum Roma, pakaian tersebut menjadi milik orang yang melaksanakan eksekusi. Kemudian mereka menyalibkan Dia, dan membagi-bagikan pakaian-Nya dengan undian untuk menentukan bagian masing-masing. 25Penyaliban-Nya itu terjadi pada pukul sembilan pagi. 26Di atas salib-Nya dipasang tulisan mengenai tuduhan terhadap-Nya, yaitu: “Raja Orang Yahudi”. 27Bersama-sama dengan Yesus mereka menyalibkan juga dua orang penyamun; seorang di sebelah kanan dan seorang lagi di sebelah kiri-Nya. [ 28Dengan demikian terjadilah yang tertulis dalam Alkitab; yaitu: “Ia dianggap termasuk orang-orang jahat.”]
29Orang-orang yang lewat di situ menggeleng-gelengkan kepala dan menghina Yesus. Mereka berkata, “Hai, Kau yang mau merobohkan Rumah Allah dan membangunnya dalam tiga hari. 30Coba turun dari salib itu dan selamatkan diri-Mu!”
31Begitu juga imam-imam kepala dan guru-guru agama mengejek Yesus. Mereka berkata satu sama lain, “Ia menyelamatkan orang lain, tetapi diri-Nya sendiri Ia tidak dapat selamatkan! 32Kalau Dia raja Israel, Raja Penyelamat, baiklah Ia sekarang turun dari salib itu, supaya kami melihat dan percaya kepada-Nya!”
Orang-orang yang disalibkan bersama Yesus itu pun menghina Yesus.
Kematian Yesus
(Mat. 27:45-56; Luk. 23:44-49; Yoh. 19:28-30)
33 # 15:33-41 Pada waktu Yesus mati, beberapa orang mengira Ia sedang memanggil *nabi *Elia supaya menolongnya. Seorang perwira Romawi menyatakan bahwa Yesus itu benar *Anak Allah. Beberapa wanita *pengikut Yesus juga menyaksikan penyaliban-Nya. Pada tengah hari, selama tiga jam seluruh negeri itu menjadi gelap. 34#15:34 “Eloi, Eloi, lama sabakhtani” – Kata-kata pembukaan kitab PL Mazmur 22:1 dalam bahasa Aram. Bagi orang-orang Yahudi, kata-kata awal dalam sebuah Mazmur akan membuat mereka teringat akan isi keseluruhan Mazmur tersebut. Mazmur 22 merupakan doa orang benar yang sedang menderita namun tetap menaruh percaya kepada perlindungan Allah dan dengan teguh mengharapkan pertolongan Allah. Dan pada pukul tiga sore, Yesus berteriak dengan suara yang keras, “Eloi, Eloi, lama sabakhtani?” yang berarti, “Ya Allah-Ku, ya Allah-Ku, mengapakah Engkau meninggalkan Aku?”
35Beberapa orang di situ mendengar jeritan itu, dan berkata, “Dengarkan, Ia memanggil Elia!” 36#15:36 Anggur asam – Anggur asam yang diminum oleh para tentara, buruh dan orang-orang biasa. Seorang dari mereka cepat-cepat pergi mengambil bunga karang, lalu mencelupkannya ke dalam anggur asam. Kemudian bunga karang itu dicucukkannya pada ujung sebatang kayu, lalu diulurkannya ke bibir Yesus, sambil berkata, “Tunggu, mari kita lihat apakah Elia datang menurunkan Dia dari salib itu.”
37Lalu Yesus berteriak, dan meninggal.
38 # 15:38 Gorden – *Bait Allah mempunyai dua gorden: yang satu ada di pintu masuk ke *Ruang Suci, ruang utama dalam Bait Allah, dan yang satu lagi terletak di antara *Ruang Suci dan *Ruang Mahasuci, yakni ruang yang hanya bisa dimasuki oleh *Imam Agung sekali setahun (lihat PB, Ibr. 9:3). Tidak dijelaskan gorden mana yang sobek menjadi dua. Gorden yang tergantung di dalam Rumah Tuhan sobek menjadi dua dari atas sampai ke bawah. 39Perwira yang berdiri di depan salib itu, melihat bagaimana Yesus meninggal. Perwira itu berkata, “Memang benar orang ini Anak Allah!”
40 # 15:40 Maria Magdalena – Seorang *pengikut Yesus Sang *Mesias yang menolong menyediakan kebutuhan-kebutuhan Yesus dan *para pengikut-Nya. Yesus mengusir tujuh *roh jahat dari padanya. Lihat PB, Luk. 8:2-3. #15:40 Maria ibu Yakobus yang muda dan Yoses – Salah seorang wanita *pengikut Yesus yang juga disebut dengan “Maria yang lain.” Ia adalah saksi mata terhadap peristiwa penyaliban, penguburan, dan *kebangkitan Yesus. Lihat 15:47; 16:1. #15:40 Salome – Wanita lain yang mengikut Yesus. Ia adalah istri Zebedeus dan ibu dari Yakobus dan Yohanes, dua *pengikut Yesus. Lihat PB, Mat. 20:20-21. Di situ ada juga beberapa wanita yang sedang melihat semuanya itu dari jauh. Di antaranya ada Salome, Maria Magdalena, dan Maria ibu Yakobus yang muda dan Yoses. 41Merekalah wanita-wanita yang mengikuti dan menolong Yesus ketika Ia berada di Galilea. Dan ada banyak lagi wanita-wanita lain di situ yang sudah datang ke Yerusalem bersama-sama dengan Yesus.
Penguburan Yesus
(Mat. 27:57-61; Luk. 23:50-56; Yoh. 19:38-42)
42-43 # 15:42-47 Yusuf, anggota *Mahkamah Agama dan secara diam-diam menjadi *pengikut Yesus Sang *Mesias. Ia bertekad untuk menyelenggarakan penguburan yang layak terhadap mayat Yesus, meskipun hal ini tidaklah umum dilakukan untuk orang yang mati tersalib. #15:42-43 Minta jenazah Yesus – Jenazah orang yang dihukum mati biasanya dikuburkan tanpa upacara penghormatan di depan umum. Hari sudah mulai malam ketika Yusuf dari Arimatea datang. Ia anggota Mahkamah Agama yang dihormati. Ia juga sedang menantikan masanya Allah mulai memerintah sebagai Raja. Hari itu hari Persiapan (yaitu hari sebelum hari Sabat). Sebab itu dengan berani Yusuf menghadap Pilatus dan minta jenazah Yesus. 44Pilatus heran mendengar bahwa Yesus sudah meninggal. Jadi ia menyuruh orang memanggil kepala pasukan dan bertanya kepadanya apakah Yesus sudah lama meninggal. 45Setelah mendengar laporan perwira itu, Pilatus mengizinkan Yusuf mengambil jenazah Yesus. 46#15:46 Linen halus – Rempah-rempah untuk mengawetkan mayat ditaruh di sehelai kain yang dibungkus di sekujur mayat (lihat PB, Yoh. 19:39-40). #15:46 Kubur – Umumnya beberapa mayat ditaruh dalam satu kubur, namun kubur ini masih baru, belum pernah dipakai sebelumnya (lih. PB, Yoh. 19:21). Batu di pintu masuk kubur itu barangkali dibuat berbentuk seperti roda. Lalu Yusuf membeli kain kapan dari linen halus dan sesudah menurunkan jenazah Yesus, ia membungkusnya dengan kain itu. Kemudian ia meletakkan jenazah itu di dalam sebuah kuburan yang dibuat di dalam bukit batu. Sesudah itu ia menggulingkan sebuah batu besar menutupi pintu kubur itu. 47Sementara itu Maria Magdalena dan Maria ibu Yoses memperhatikan di mana Yesus diletakkan.
Pilihan Saat Ini:
Markus 15: inotazi
Sorotan
Berbagi
Salin
Ingin menyimpan sorotan di semua perangkat Anda? Daftar atau masuk
KITAB SUCI INJIL DENGAN CATATAN STUDI © LAI 2004
Markus 15
15
Yesus di hadapan Pilatus
(Mat. 27:1-2,11-14; Luk. 23:1-5; Yoh. 18:28-38)
1 # 15:1-5 Para *pemimpin agama membawa Yesus kepada gubernur Romawi. Yesus menolak mengatakan sesuatu sebagai jawaban atas tuduhan-tuduhan yang dikatakan oleh para penguasa agama. #15:1 *Pilatus – Gubernur Romawi untuk wilayah Yudea, 26-36 M. Orang-orang Yahudi menyulitkan *Pilatus selama masa pemerintahannya sebagai gubernur. Biasanya ia memenuhi semua keinginan mereka dengan maksud untuk menghindari gangguan-gangguan yang bisa saja mengancam kedudukannya sebagai gubernur. Pagi-pagi sekali, seluruh Mahkamah Agama termasuk imam-imam kepala, pemimpin-pemimpin Yahudi dan guru-guru agama berunding cepat-cepat. Mereka membelenggu Yesus, kemudian membawa Dia dan menyerahkan-Nya kepada Pilatus. 2#15:2 Begitulah katamu – Ungkapan ini bukan merupakan pengakuan, bukan pula penyangkalan. Si penanya dibiarkan menarik kesimpulannya sendiri. Pilatus bertanya kepada Yesus, “Betulkah Engkau raja orang Yahudi?”
“Begitulah katamu,” jawab Yesus.
3Imam-imam kepala mengemukakan banyak tuduhan terhadap Yesus. 4Lalu Pilatus bertanya lagi kepada Yesus, “Tidak maukah Engkau menjawab? Coba lihat berapa banyak tuduhan yang mereka ajukan terhadap-Mu!”
5Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawab lagi, sehingga Pilatus heran.
Yesus dijatuhi hukuman mati
(Mat. 27:15-26; Luk. 23:13-25; Yoh. 18:39—19:16)
6 # 15:6-15 *Pilatus mengalah terhadap tuntutan *para pemimpin agama atas Yesus. Ia menghukum orang yang tidak bersalah. Pada waktu yang sama, ia melepaskan seorang narapidana terkenal. Pada setiap Perayaan Paskah, biasanya Pilatus melepaskan seorang tahanan menurut pilihan orang banyak. 7Di dalam penjara, di antara pemberontak-pemberontak yang melakukan pembunuhan pada waktu kerusuhan, ada seorang bernama Barabas. 8Orang banyak berkumpul dan minta kepada Pilatus supaya ia melepaskan seorang tahanan seperti biasa. 9Pilatus bertanya kepada mereka, “Maukah kalian, saya melepaskan raja orang Yahudi itu untuk kalian?” 10Sebab Pilatus menyadari bahwa imam-imam kepala menyerahkan Yesus kepadanya karena iri hati.
11Tetapi imam-imam kepala menghasut orang banyak supaya meminta Pilatus melepaskan Barabas untuk mereka. 12Maka Pilatus berkata lagi kepada orang banyak itu, “Kalau begitu, saya harus buat apa dengan orang yang kalian sebut raja orang Yahudi itu?”
13 # 15:13 Salibkan – Penyaliban adalah cara orang-orang Romawi menghukum para budak dan orang-orang asing. Di Palestina orang-orang Roma menyalibkan orang-orang yang dihukum karena merampok, membuat kerusuhan, dan mengadakan pemberontakan terhadap negara. *Mahkamah Yahudi tidak mempunyai wewenang menurut hukum Romawi untuk menghukum siapa saja. Mereka berteriak, “Salibkan Dia!”
14“Tetapi apa kejahatan-Nya?” tanya Pilatus.
Lalu mereka berteriak lebih kuat lagi, “Salibkan Dia!”
15 # 15:15 Mencambuk – Pukulan keras dengan memakai cambuk yang terdiri atas sembilan utas. Pilatus ingin menyenangkan orang banyak itu, maka ia melepaskan Barabas untuk mereka. Kemudian ia menyuruh orang mencambuk Yesus, lalu menyerahkan-Nya untuk disalibkan.
Prajurit-prajurit mempermainkan Yesus
(Mat. 27:27-31; Yoh. 19:2-3)
16 # 15:16-20 Tentara Romawi mengolok-olok Yesus dengan menyebut-Nya sebagai “Raja orang Yahudi”. #15:16 Istana gubernur – Barangkali menunjuk kepada istana yang dibangun oleh *Herodes Agung di bagian barat Yerusalem. #15:16 Seluruh pasukan – 600 orang serdadu Romawi yang bermarkas di istana gubernur. Yesus dibawa oleh prajurit-prajurit ke balai pengadilan di istana gubernur. Kemudian seluruh pasukan dipanggil berkumpul. 17Lalu mereka mengenakan jubah ungu pada Yesus, dan membuat mahkota dari ranting-ranting berduri, kemudian memasangnya pada kepala Yesus. 18Setelah itu mereka memberi salam kepada-Nya. “Daulat Raja orang Yahudi!” kata mereka. 19Mereka memukul kepala Yesus dengan tongkat, lalu mereka meludahi Dia dan bersembah sujud di hadapan-Nya. 20Sesudah mempermainkan Yesus, mereka membuka jubah ungu itu lalu mengenakan kembali pakaian-Nya sendiri. Kemudian Ia dibawa ke luar untuk disalibkan.
Yesus disalibkan
(Mat. 27:32-44; Luk. 23:26-43; Yoh. 19:17-27)
21 # 15:21-32 Meskipun Yesus tidak bersalah terhadap tuduhan-tuduhan yang dilontarkan kepada-Nya, namun Ia disalibkan di antara dua penjahat. Prajurit-prajurit, para penguasa agama, para penjahat, dan orang banyak yang melihat penyaliban itu, semuanya menghina-Nya. #15:21 Memikul salib Yesus – Adalah lumrah bagi orang yang dihukum untuk memikul kayu salib menuju ke tempat pelaksanaan hukuman. Di tengah jalan mereka memaksa seorang memikul salib Yesus. Orang itu kebetulan baru dari desa hendak masuk ke kota. (Namanya Simon, — berasal dari Kirene — ayah dari Aleksander dan Rufus.) 22#15:22 Golgota – Sebuah gunung batu yang terletak di utara Yerusalem persis di luar tembok kota. Dinamakan demikian barangkali karena bukit tersebut terlihat seperti tengkorak. Yesus dibawa ke suatu tempat yang bernama Golgota, artinya “Tempat Tengkorak”. 23#15:23 Mur – Damar yang berbau harum; berasal dari pohon yang dipakai sebagai obat bius untuk mengurangi rasa sakit. Di situ mereka mau memberi kepada-Nya anggur yang bercampur mur, tetapi Yesus tidak mau minum anggur itu. 24#15:24 Membagi-bagikan pakaian-Nya – Menurut kebiasaan, pakaian orang yang kena hukuman harus ditanggalkan. Menurut hukum Roma, pakaian tersebut menjadi milik orang yang melaksanakan eksekusi. Kemudian mereka menyalibkan Dia, dan membagi-bagikan pakaian-Nya dengan undian untuk menentukan bagian masing-masing. 25Penyaliban-Nya itu terjadi pada pukul sembilan pagi. 26Di atas salib-Nya dipasang tulisan mengenai tuduhan terhadap-Nya, yaitu: “Raja Orang Yahudi”. 27Bersama-sama dengan Yesus mereka menyalibkan juga dua orang penyamun; seorang di sebelah kanan dan seorang lagi di sebelah kiri-Nya. [ 28Dengan demikian terjadilah yang tertulis dalam Alkitab; yaitu: “Ia dianggap termasuk orang-orang jahat.”]
29Orang-orang yang lewat di situ menggeleng-gelengkan kepala dan menghina Yesus. Mereka berkata, “Hai, Kau yang mau merobohkan Rumah Allah dan membangunnya dalam tiga hari. 30Coba turun dari salib itu dan selamatkan diri-Mu!”
31Begitu juga imam-imam kepala dan guru-guru agama mengejek Yesus. Mereka berkata satu sama lain, “Ia menyelamatkan orang lain, tetapi diri-Nya sendiri Ia tidak dapat selamatkan! 32Kalau Dia raja Israel, Raja Penyelamat, baiklah Ia sekarang turun dari salib itu, supaya kami melihat dan percaya kepada-Nya!”
Orang-orang yang disalibkan bersama Yesus itu pun menghina Yesus.
Kematian Yesus
(Mat. 27:45-56; Luk. 23:44-49; Yoh. 19:28-30)
33 # 15:33-41 Pada waktu Yesus mati, beberapa orang mengira Ia sedang memanggil *nabi *Elia supaya menolongnya. Seorang perwira Romawi menyatakan bahwa Yesus itu benar *Anak Allah. Beberapa wanita *pengikut Yesus juga menyaksikan penyaliban-Nya. Pada tengah hari, selama tiga jam seluruh negeri itu menjadi gelap. 34#15:34 “Eloi, Eloi, lama sabakhtani” – Kata-kata pembukaan kitab PL Mazmur 22:1 dalam bahasa Aram. Bagi orang-orang Yahudi, kata-kata awal dalam sebuah Mazmur akan membuat mereka teringat akan isi keseluruhan Mazmur tersebut. Mazmur 22 merupakan doa orang benar yang sedang menderita namun tetap menaruh percaya kepada perlindungan Allah dan dengan teguh mengharapkan pertolongan Allah. Dan pada pukul tiga sore, Yesus berteriak dengan suara yang keras, “Eloi, Eloi, lama sabakhtani?” yang berarti, “Ya Allah-Ku, ya Allah-Ku, mengapakah Engkau meninggalkan Aku?”
35Beberapa orang di situ mendengar jeritan itu, dan berkata, “Dengarkan, Ia memanggil Elia!” 36#15:36 Anggur asam – Anggur asam yang diminum oleh para tentara, buruh dan orang-orang biasa. Seorang dari mereka cepat-cepat pergi mengambil bunga karang, lalu mencelupkannya ke dalam anggur asam. Kemudian bunga karang itu dicucukkannya pada ujung sebatang kayu, lalu diulurkannya ke bibir Yesus, sambil berkata, “Tunggu, mari kita lihat apakah Elia datang menurunkan Dia dari salib itu.”
37Lalu Yesus berteriak, dan meninggal.
38 # 15:38 Gorden – *Bait Allah mempunyai dua gorden: yang satu ada di pintu masuk ke *Ruang Suci, ruang utama dalam Bait Allah, dan yang satu lagi terletak di antara *Ruang Suci dan *Ruang Mahasuci, yakni ruang yang hanya bisa dimasuki oleh *Imam Agung sekali setahun (lihat PB, Ibr. 9:3). Tidak dijelaskan gorden mana yang sobek menjadi dua. Gorden yang tergantung di dalam Rumah Tuhan sobek menjadi dua dari atas sampai ke bawah. 39Perwira yang berdiri di depan salib itu, melihat bagaimana Yesus meninggal. Perwira itu berkata, “Memang benar orang ini Anak Allah!”
40 # 15:40 Maria Magdalena – Seorang *pengikut Yesus Sang *Mesias yang menolong menyediakan kebutuhan-kebutuhan Yesus dan *para pengikut-Nya. Yesus mengusir tujuh *roh jahat dari padanya. Lihat PB, Luk. 8:2-3. #15:40 Maria ibu Yakobus yang muda dan Yoses – Salah seorang wanita *pengikut Yesus yang juga disebut dengan “Maria yang lain.” Ia adalah saksi mata terhadap peristiwa penyaliban, penguburan, dan *kebangkitan Yesus. Lihat 15:47; 16:1. #15:40 Salome – Wanita lain yang mengikut Yesus. Ia adalah istri Zebedeus dan ibu dari Yakobus dan Yohanes, dua *pengikut Yesus. Lihat PB, Mat. 20:20-21. Di situ ada juga beberapa wanita yang sedang melihat semuanya itu dari jauh. Di antaranya ada Salome, Maria Magdalena, dan Maria ibu Yakobus yang muda dan Yoses. 41Merekalah wanita-wanita yang mengikuti dan menolong Yesus ketika Ia berada di Galilea. Dan ada banyak lagi wanita-wanita lain di situ yang sudah datang ke Yerusalem bersama-sama dengan Yesus.
Penguburan Yesus
(Mat. 27:57-61; Luk. 23:50-56; Yoh. 19:38-42)
42-43 # 15:42-47 Yusuf, anggota *Mahkamah Agama dan secara diam-diam menjadi *pengikut Yesus Sang *Mesias. Ia bertekad untuk menyelenggarakan penguburan yang layak terhadap mayat Yesus, meskipun hal ini tidaklah umum dilakukan untuk orang yang mati tersalib. #15:42-43 Minta jenazah Yesus – Jenazah orang yang dihukum mati biasanya dikuburkan tanpa upacara penghormatan di depan umum. Hari sudah mulai malam ketika Yusuf dari Arimatea datang. Ia anggota Mahkamah Agama yang dihormati. Ia juga sedang menantikan masanya Allah mulai memerintah sebagai Raja. Hari itu hari Persiapan (yaitu hari sebelum hari Sabat). Sebab itu dengan berani Yusuf menghadap Pilatus dan minta jenazah Yesus. 44Pilatus heran mendengar bahwa Yesus sudah meninggal. Jadi ia menyuruh orang memanggil kepala pasukan dan bertanya kepadanya apakah Yesus sudah lama meninggal. 45Setelah mendengar laporan perwira itu, Pilatus mengizinkan Yusuf mengambil jenazah Yesus. 46#15:46 Linen halus – Rempah-rempah untuk mengawetkan mayat ditaruh di sehelai kain yang dibungkus di sekujur mayat (lihat PB, Yoh. 19:39-40). #15:46 Kubur – Umumnya beberapa mayat ditaruh dalam satu kubur, namun kubur ini masih baru, belum pernah dipakai sebelumnya (lih. PB, Yoh. 19:21). Batu di pintu masuk kubur itu barangkali dibuat berbentuk seperti roda. Lalu Yusuf membeli kain kapan dari linen halus dan sesudah menurunkan jenazah Yesus, ia membungkusnya dengan kain itu. Kemudian ia meletakkan jenazah itu di dalam sebuah kuburan yang dibuat di dalam bukit batu. Sesudah itu ia menggulingkan sebuah batu besar menutupi pintu kubur itu. 47Sementara itu Maria Magdalena dan Maria ibu Yoses memperhatikan di mana Yesus diletakkan.
Pilihan Saat Ini:
:
Sorotan
Berbagi
Salin
Ingin menyimpan sorotan di semua perangkat Anda? Daftar atau masuk
KITAB SUCI INJIL DENGAN CATATAN STUDI © LAI 2004