Logo Aplikasi Alkitab
Ikon Pencarian

Imamat 4:13-35 - Bandingkan Semua Versi

Imamat 4:13-35 TB (Alkitab Terjemahan Baru)

Jikalau yang berbuat dosa dengan tak sengaja itu segenap umat Israel, dan jemaah tidak menyadarinya, sehingga mereka melakukan salah satu hal yang dilarang TUHAN, dan mereka bersalah, maka apabila dosa yang diperbuat mereka itu ketahuan, haruslah jemaah itu mempersembahkan seekor lembu jantan yang muda sebagai korban penghapus dosa. Lembu itu harus dibawa mereka ke depan Kemah Pertemuan. Lalu para tua-tua umat itu harus meletakkan tangan mereka di atas kepala lembu jantan itu di hadapan TUHAN, dan lembu itu harus disembelih di hadapan TUHAN. Imam yang diurapi harus membawa sebagian dari darah lembu itu ke dalam Kemah Pertemuan. Imam harus mencelupkan jarinya ke dalam darah itu dan memercikkannya tujuh kali di hadapan TUHAN, di depan tabir. Kemudian dari darah itu harus dibubuhnya sedikit pada tanduk-tanduk mezbah yang di hadapan TUHAN di dalam Kemah Pertemuan, dan semua darah selebihnya harus dicurahkannya kepada bagian bawah mezbah korban bakaran yang di depan pintu Kemah Pertemuan. Segala lemak harus dikhususkannya dari lembu itu dan dibakarnya di atas mezbah. Beginilah harus diperbuatnya dengan lembu jantan itu: seperti yang diperbuatnya dengan lembu jantan korban penghapus dosa, demikianlah harus diperbuatnya dengan lembu itu. Dengan demikian imam itu mengadakan pendamaian bagi mereka, sehingga mereka menerima pengampunan. Dan haruslah ia membawa lembu jantan itu ke luar perkemahan, lalu membakarnya sampai habis seperti ia membakar habis lembu jantan yang pertama. Itulah korban penghapus dosa untuk jemaah. Jikalau yang berbuat dosa itu seorang pemuka yang tidak dengan sengaja melakukan salah satu hal yang dilarang TUHAN, Allahnya, sehingga ia bersalah, maka jikalau dosa yang telah diperbuatnya itu diberitahukan kepadanya, haruslah ia membawa sebagai persembahannya seekor kambing jantan yang tidak bercela. Lalu haruslah ia meletakkan tangannya ke atas kepala kambing itu dan menyembelihnya di tempat yang biasa orang menyembelih korban bakaran di hadapan TUHAN; itulah korban penghapus dosa. Kemudian haruslah imam mengambil dengan jarinya sedikit dari darah korban penghapus dosa itu, lalu membubuhnya pada tanduk-tanduk mezbah korban bakaran. Darah selebihnya haruslah dicurahkannya kepada bagian bawah mezbah korban bakaran. Tetapi segala lemak harus dibakarnya di atas mezbah, seperti juga lemak korban keselamatan. Dengan demikian imam mengadakan pendamaian bagi orang itu karena dosanya, sehingga ia menerima pengampunan. Jikalau yang berbuat dosa dengan tak sengaja itu seorang dari rakyat jelata, dan ia melakukan salah satu hal yang dilarang TUHAN, sehingga ia bersalah, maka jikalau dosa yang telah diperbuatnya itu diberitahukan kepadanya, haruslah ia membawa sebagai persembahannya karena dosa yang telah diperbuatnya itu seekor kambing betina yang tidak bercela. Lalu haruslah ia meletakkan tangannya ke atas kepala korban penghapus dosa dan menyembelih korban itu di tempat korban bakaran. Kemudian imam harus mengambil dengan jarinya sedikit dari darah korban itu, lalu membubuhnya pada tanduk-tanduk mezbah korban bakaran. Semua darah selebihnya haruslah dicurahkannya kepada bagian bawah mezbah. Tetapi segala lemak haruslah dipisahkannya, seperti juga lemak korban keselamatan dipisahkan, lalu haruslah dibakar oleh imam di atas mezbah menjadi bau yang menyenangkan bagi TUHAN. Dengan demikian imam mengadakan pendamaian bagi orang itu sehingga ia menerima pengampunan. Jika ia membawa seekor domba sebagai persembahannya menjadi korban penghapus dosa, haruslah ia membawa seekor betina yang tidak bercela. Lalu haruslah ia meletakkan tangannya ke atas kepala korban penghapus dosa itu, dan menyembelihnya menjadi korban penghapus dosa di tempat yang biasa orang menyembelih korban bakaran. Kemudian imam harus mengambil dengan jarinya sedikit dari darah korban penghapus dosa itu, lalu membubuhnya pada tanduk-tanduk mezbah korban bakaran. Semua darah selebihnya haruslah dicurahkannya kepada bagian bawah mezbah. Tetapi segala lemak haruslah dipisahkannya, seperti juga lemak domba korban keselamatan dipisahkan, lalu imam harus membakar semuanya itu di atas mezbah di atas segala korban api-apian TUHAN. Dengan demikian imam mengadakan pendamaian bagi orang itu karena dosa yang telah diperbuatnya, sehingga ia menerima pengampunan.

Imamat 4:13-35 BIMK (Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini)

Apabila yang berdosa seluruh umat Israel, sebab dengan tidak disengaja melanggar salah satu perintah TUHAN, maka segera setelah dosa itu diketahui, umat harus membawa seekor sapi jantan muda ke depan Kemah TUHAN. Binatang itu harus dipersembahkan untuk kurban pengampunan dosa. Para pemimpin bangsa harus meletakkan tangan mereka di atas kepala binatang itu, lalu menyembelihnya di tempat itu. Imam Agung harus membawa sebagian dari darah binatang itu masuk ke dalam Kemah. Di situ ia harus mencelupkan jarinya ke dalam darah itu lalu memercikkannya tujuh kali di depan tirai yang memisahkan Ruang Suci. Sebagian lagi harus dioleskan pada tanduk-tanduk di sudut-sudut mezbah dupa di dalam Kemah, dan selebihnya harus disiramkan ke dasar mezbah tempat kurban bakaran yang ada di depan pintu Kemah. Seluruh lemak binatang itu harus diambil lalu dibakar di atas mezbah. Caranya seperti pada persembahan sapi jantan untuk kurban pengampunan dosa. Begitulah cara Imam Agung mempersembahkan kurban untuk dosa-dosa umat, maka dosa-dosa itu akan diampuni TUHAN. Kemudian sapi jantan itu harus dibawa ke luar, dan dibakar di luar perkemahan, seperti pada persembahan sapi jantan untuk kurban pengampunan dosa Imam Agung itu sendiri. Begitulah cara mempersembahkan kurban pengampunan dosa umat. Apabila yang berdosa seorang penguasa karena dengan tidak disengaja melanggar salah satu perintah TUHAN, maka segera setelah menyadarinya, ia harus mengurbankan seekor kambing jantan yang tidak ada cacatnya untuk pengampunan dosanya. Ia harus meletakkan tangannya di atas kepala binatang itu, lalu menyembelihnya di sebelah utara mezbah, tempat memotong binatang untuk kurban bakaran. Imam harus mencelupkan jarinya ke dalam darah binatang itu lalu mengoleskannya pada tanduk-tanduk di sudut-sudut mezbah dan menyiramkan sisanya ke dasar mezbah. Kemudian seluruh lemak binatang itu harus dibakar di atas mezbah, seperti pada kurban perdamaian. Begitulah cara imam mempersembahkan kurban untuk seorang penguasa, maka orang itu akan diampuni TUHAN. Apabila seorang dari rakyat biasa berbuat dosa karena dengan tidak disengaja melanggar salah satu perintah TUHAN, maka segera setelah menyadarinya, ia harus mengurbankan seekor kambing betina yang tak ada cacatnya. Ia harus meletakkan tangannya di atas kepala binatang itu, lalu menyembelihnya di sebelah utara mezbah tempat memotong binatang untuk kurban bakaran. Imam harus mencelupkan jarinya ke dalam darah binatang itu, lalu mengoleskannya pada tanduk-tanduk di sudut-sudut mezbah dan menyiramkan sisanya ke dasar mezbah. Seluruh lemak binatang itu harus diambil seperti pada kurban perdamaian. Lemak itu harus dibakar oleh imam di atas mezbah, supaya baunya menyenangkan hati TUHAN. Begitulah cara imam mempersembahkan kurban untuk dosa seorang dari rakyat biasa, maka orang itu akan diampuni TUHAN. Apabila seseorang mengurbankan seekor domba untuk pengampunan dosanya, domba itu harus betina dan tidak ada cacatnya. Ia harus meletakkan tangannya di atas kepala binatang itu, lalu menyembelihnya di sebelah utara mezbah, tempat memotong binatang untuk kurban bakaran. Imam harus mencelupkan jarinya ke dalam darah binatang itu, lalu mengoleskannya pada tanduk-tanduk di sudut-sudut mezbah, dan menyiramkan sisanya ke dasar mezbah. Kemudian seluruh lemak binatang itu harus diambil seperti pada kurban perdamaian. Lemak itu harus dibakar di atas mezbah, bersama-sama dengan kurban makanan yang dipersembahkan kepada TUHAN. Begitulah cara imam mempersembahkan kurban untuk dosa orang itu, maka ia akan diampuni TUHAN.

Imamat 4:13-35 TSI (Terjemahan Sederhana Indonesia)

“Apabila yang berdosa adalah seluruh umat Israel dengan tidak sengaja melanggar perintah-Ku, dan mereka sama sekali tidak menyadarinya, mereka tetap bersalah. Ketika dosa itu diketahui, mereka harus membawa seekor sapi jantan muda ke depan kemah-Ku sebagai kurban penghapus dosa. Para tua-tua setiap suku Israel akan meletakkan tangan mereka di atas kepala kurban itu dan menyembelihnya di hadapan-Ku. Darah kurban akan ditampung dalam wadah. Kemudian imam yang bertugas akan membawanya ke dalam kemah-Ku. Haruslah dia mencelupkan salah satu jarinya ke dalam darah itu dan memercikkannya tujuh kali ke arah tirai yang memisahkan ruang kudus dan ruang mahakudus. Sebagian dari darah itu harus dia oleskan pada tanduk-tanduk mezbah dupa yang ada di dalam kemah, dan sisa darah selebihnya dicurahkan ke dasar mezbah kurban yang ada di depan kemah-Ku. Lalu dia akan memisahkan semua lemak kurban itu dan membakarnya di atas mezbah. Tata cara untuk mempersembahkan kurban penghapus dosa bagi seluruh umat Israel sama persis dengan kurban penghapus dosa imam besar. Dengan demikian, imam akan memulihkan hubungan umat Israel dengan-Ku dan Aku akan mengampuni dosa mereka. Kemudian imam akan membawa semua bagian lain dari sapi itu keluar perkemahan Israel lalu membakarnya sampai habis, sama seperti kurban penghapus dosa bagi imam besar. Itulah syarat-syarat untuk kurban penghapus dosa bagi semua umat Israel.” “Apabila yang berdosa adalah seorang pemimpin Israel dengan tidak sengaja melanggar perintah-Ku, dia tetap bersalah. Ketika dosa itu diketahui, dia harus membawa kambing jantan yang tidak bercacat sebagai kurban penghapus dosanya. Dia akan meletakkan tangannya di atas kepala kambing itu dan menyembelihnya di hadapan-Ku, yaitu di tempat penyembelihan kurban yang dibakar habis. Kemudian imam akan mencelupkan salah satu jarinya ke darah kambing itu dan mengoleskannya pada tanduk-tanduk mezbah kurban. Sisa darah selebihnya dicurahkan ke dasar mezbah itu. Lalu imam akan membakar semua lemak kurban itu di atas mezbah, seperti yang dilakukan pada kurban tanda damai. Demikianlah imam akan memulihkan hubungan orang itu dengan Aku dan dosanya akan diampuni.” “Apabila kamu, seorang umat Israel biasa, dengan tidak sengaja melanggar perintah-Ku, kamu tetap bersalah. Ketika kamu mengetahui dosamu itu, kamu akan membawa kambing betina atau domba betina yang tidak bercacat sebagai kurban penghapus dosa. Apabila persembahannya adalah kambing betina, kamu akan meletakkan tangannya di atas kepala kambing itu dan menyembelihnya di tempat penyembelihan kurban yang dibakar habis. Kemudian imam akan mencelupkan salah satu jarinya ke darah kambing itu dan mengoleskannya pada tanduk-tanduk mezbah kurban. Sisa darah selebihnya dicurahkan ke dasar mezbah itu. Kemudian kamu akan memisahkan semua lemak, seperti yang dilakukan pada kurban tanda damai. Lalu imam akan membakar semuanya itu di atas mezbah, sehingga bau harum asapnya menyenangkan Aku. Demikianlah imam akan memulihkan hubunganmu dengan Aku dan dosamu akan diampuni. “Apabila persembahannya untuk kurban penghapus dosa adalah domba, domba itu haruslah seekor betina yang tidak bercacat. Untuk mempersembahkan domba, ikutilah semua langkah untuk mempersembahkan kambing. Perbedaannya, imam akan meletakkan semua lemak domba itu di atas bagian-bagian lain yang sedang dibakar. Bau harum asapnya menyenangkan Aku. Demikianlah imam akan memulihkan hubunganmu dengan Aku dan dosamu akan diampuni.”