Kisah 2

2
Kedatangan Roh Kudus
1Pada Hari Pentakosta,#2:1 Pentakosta Pentakosta adalah hari raya pengucapan syukur orang Yahudi untuk panen gandum. Perayaan ini diperingati pada hari kelima puluh sesudah Paskah. Lihat Im. 23:16. semua orang yang dulu mengikut Yesus sudah berkumpul di satu rumah. 2Tiba-tiba terdengarlah bunyi dari langit seperti deru angin kencang. Bunyi itu memenuhi seluruh rumah tempat mereka sedang berkumpul. 3Kemudian tampaklah sesuatu yang kelihatannya seperti nyala api kecil, yang menyebar dan berhenti di atas mereka masing-masing. 4Lalu mereka semua dipenuhi oleh Roh Kudus dan mulai berbicara dalam bahasa-bahasa lain sesuai dengan kemampuan yang diberikan Roh Kudus kepada mereka.
5Pada waktu itu, di Yerusalem sedang berkumpul banyak orang beragama Yahudi yang berasal dari hampir seluruh dunia. Mereka adalah orang-orang saleh yang datang untuk mengikuti perayaan Pentakosta. 6Waktu mereka mendengar bunyi keras tadi, banyak yang berdatangan ke rumah itu. Mereka sangat bingung mendengar para pengikut Yesus sedang berbicara dalam bermacam-macam bahasa, sehingga setiap orang dari berbagai bangsa bisa mengerti perkataan mereka. 7-8Semua orang itu terheran-heran dan berkata, “Bagaimana mungkin ini bisa terjadi?! Yang berbicara itu semuanya orang Galilea,#2:7-8 Orang Galilea Para pendengar tahu bahwa orang Galilea biasanya hanya dapat berbicara dalam bahasa Aram (yaitu bahasa yang mirip dengan bahasa Ibrani dan digunakan sebagai bahasa sehari-hari pada zaman itu) dan bahasa Yunani (yaitu bahasa umum untuk kerajaan Romawi). tetapi kita mendengar mereka berbicara dalam bahasa kita masing-masing! Sungguh heran, padahal kita berasal dari banyak daerah, 9termasuk Partia, Media, Elam, dan penduduk Mesopotamia, Yudea, Kapadokia, Pontus, dan provinsi Asia,#2:9 provinsi Asia Pada zaman kerajaan Romawi, Asia adalah nama provinsi yang terletak di bagian barat negara yang zaman sekarang disebut Turki. 10juga daerah Frigia, Pamfilia, Mesir, bagian-bagian Libia yang dekat kota Kirene, dan dari ibukota Roma. Kita yang berkumpul adalah orang Yahudi dan orang dari bangsa-bangsa lain yang sudah menjadi pengikut agama Yahudi, 11bahkan ada orang pulau Kreta dan orang-orang Arab. Heran sekali, kita bisa mendengar mereka berbicara dalam bahasa kita sendiri tentang hal-hal luar biasa yang dilakukan Allah!” 12Karena terheran-heran dan kebingungan, mereka pun bertanya-tanya satu sama lain, “Bagaimana hal ini bisa terjadi?” 13Tetapi ada juga yang menertawakan pengikut-pengikut Yesus itu dengan berkata, “Orang-orang itu hanya mabuk saja.”
Petrus berkhotbah kepada orang banyak
14Kemudian Petrus berdiri bersama kesebelas rasul, dan dengan suara keras dia berseru kepada orang banyak itu, “Saudara-saudari orang Yahudi dan semua yang tinggal di Yerusalem, izinkanlah saya menjelaskan arti dari semua yang terjadi ini. Dengarkanlah baik-baik. 15Kami tidak mabuk seperti yang kalian sangka, apalagi sekarang baru jam sembilan pagi. 16Yang sedang kalian saksikan ini adalah hal yang dulu sudah disampaikan oleh Nabi Yoel ketika dia bernubuat,
17‘Allah berkata, “Pada hari-hari terakhir,
Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua orang.
Anak-anak kalian, baik laki-laki maupun perempuan, akan bernubuat.
Para pemuda di antara kalian akan mendapat penglihatan.
Dan orang-orang yang tua akan mendapat petunjuk ilahi lewat mimpi.
18Pada hari-hari terakhir itu,
Aku juga akan mencurahkan Roh-Ku bahkan ke atas para budak, baik yang laki-laki maupun perempuan.
Mereka pun termasuk umat pilihan-Ku, dan mereka juga akan bernubuat.
19Pada waktu itu, Aku juga akan membuat banyak keajaiban
di langit dan di bumi,
dalam bentuk darah, api, dan gumpalan asap.
20Matahari akan menjadi gelap,
dan bulan akan menjadi merah seperti darah.
Sesudah itu, TUHAN akan mendatangkan suatu hari yang sangat dahsyat.
21Pada waktu itu, setiap orang yang berseru kepada TUHAN meminta pertolongan-Nya akan diselamatkan.”’#Yl. 2:28-32
22“Nah, Saudara-saudari orang Yahudi, dengarkanlah yang saya beritahukan ini: Yesus orang Nazaret itu benar-benar diutus oleh Allah. Dan Allah sudah membuktikannya kepadamu dengan mengadakan segala macam keajaiban melalui Yesus, seperti yang kalian ketahui. 23Sesuai dengan rencana Allah yang sudah ditetapkan-Nya sejak dulu, Yesus sudah diserahkan kepada kalian. Lalu dengan bantuan orang-orang yang tidak mengenal Allah, kalian membunuh Yesus dengan memakukan Dia pada kayu salib. 24Tetapi sekarang Allah sudah membangkitkan Dia dari kematian dan membebaskan Dia dari cengkeraman kuasa kematian, karena kuasa itu tidak mungkin menahan Dia. 25Lagipula, Raja Daud sudah bernubuat bahwa Yesus mengatakan kepada Allah seperti ini,
‘Aku menyadari bahwa TUHAN selalu beserta-Ku.#2:25 -Ku Dalam ayat 25-28, huruf besar dipakai sesuai dengan maksud Petrus, yaitu bahwa dalam Mzm. 16, Daud menulis perkataan Anak Allah kepada Allah. Jadi, sebutan ‘Aku’ bukan merujuk pada Daud.
Aku akan dilindungi-Nya dari serangan semua pihak yang memusuhi-Ku, karena Dia berada di sisi-Ku.
26Karena itu hati-Ku bersukacita,
dan dengan mulut-Ku, Aku selalu memuji-Mu dengan gembira.
Bahkan tubuh-Ku pun merasa tenang karena pengharapan yang sudah Engkau berikan kepada-Ku.
27Sebab Engkau tidak akan meninggalkan jiwa-Ku di Syeol,
dan Engkau juga tidak akan membiarkan tubuh Orang Kudus-Mu
hancur di dalam kubur.
28Engkau sudah menunjukkan kepada-Ku jalan menuju kehidupan.
Dan Aku akan selalu bersukacita karena Aku akan hidup bersama-Mu.’#Mzm. 16:8-11 LXX
29“Saudara-saudari, izinkanlah saya berbicara dengan terus terang kepada kalian tentang Daud, nenek moyang kita. Perkataannya itu pasti bukan mengenai dirinya sendiri. Karena kenyataannya, dia sudah mati dan dikuburkan, dan kuburannya masih ada pada kita sampai hari ini. 30Sebagai nabi, Daud tahu bahwa Allah sudah berjanji dengan sumpah bahwa Seorang dari keturunan Daud sendiri akan menjadi raja dan duduk di atas takhta Daud. 31Jadi, Daud sudah mengetahui apa yang akan terjadi. Itulah sebabnya dia berbicara seperti itu tentang kehidupan kembali Keturunannya itu, yakni Kristus. Karena dia mengatakan bahwa Orang Kudus itu ‘tidak akan ditinggalkan di Syeol’ dan bahwa tubuh-Nya tidak akan ‘hancur di dalam kubur.’
32“Yesus inilah yang sudah Allah hidupkan kembali dari kematian! Kami semua yang ada dalam kelompok ini sudah melihat Dia setelah Dia hidup kembali, dan kami diutus untuk menjadi saksi tentang peristiwa itu. 33Sekarang, Dia sudah terangkat ke surga dan duduk di tempat yang paling terhormat, yaitu di sebelah kanan Allah. Yesus juga sudah menerima Roh Kudus yang dijanjikan Bapa-Nya, dan sekarang Yesus sudah mencurahkan Roh itu kepada kami. Apa yang sedang kamu lihat dan dengar ini adalah pekerjaan Roh Kudus. 34Karena bukan Daud yang terangkat ke surga, tetapi dia sendiri mengatakan,
‘TUHAN Allah berkata kepada Tuhan Penguasaku,
“Duduklah di sebelah kanan-Ku dan memerintahlah sebagai Raja
35sampai Aku mengalahkan semua musuh-Mu dan menjadikan mereka budak-Mu.”’#Mzm. 110:1; Mat. 22:44; Luk. 20:42-43; 1Kor. 15:25; Ibr. 1:13
36“Oleh karena itu, biarlah semua orang Israel mengetahui dengan pasti bahwa Allah sudah menetapkan Yesus, yang kalian salibkan itu, sebagai Penguasa kita dan Kristus#Mat. 1:12-16 CK yang dijanjikan.”
37Sesudah Petrus selesai berbicara, tersentuhlah hati orang banyak yang mendengarkannya. Lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul lain, “Saudara-saudara, apa yang harus kami lakukan?”
38Jawab Petrus, “Hendaklah kamu masing-masing bertobat dan dibaptis sebagai pengikut Kristus Yesus. Dosa-dosamu akan diampuni, dan kamu akan menerima Roh Kudus. 39Karena janji itu berlaku untuk kalian, anak-anak kalian, bahkan bagi orang-orang di tempat yang jauh, yaitu semua yang dipanggil oleh TUHAN Allah kita.”
40Petrus mengatakan lebih banyak lagi kesaksian untuk menguatkan hati mereka. Pada akhirnya, dia berkata, “Lepaskanlah dirimu dari hukuman Allah terhadap kejahatan orang-orang zaman sekarang ini!” 41Lalu mereka yang dengan senang hati menerima ajaran Petrus itu dibaptis, dan pada hari itu jumlah orang percaya bertambah kira-kira tiga ribu orang. 42Mereka rajin mempelajari pengajaran para rasul, dan sering berkumpul dalam persekutuan, berdoa bersama, makan bersama, serta melakukan Perjamuan Kudus.#2:42 makan bersama dan Perjamuan Kudus Secara harfiah: memecahkan roti. Pada zaman para rasul, memecah roti meliputi makan bersama dan melakukan kegiatan yang sekarang disebut Perjamuan Kudus, yaitu perjamuan yang diperintahkan Yesus kepada para pengikut-Nya untuk mengenang Dia (Luk. 22:14-20).
Orang-orang percaya saling berbagi milik mereka
43Pada waktu itu, setiap orang di Yerusalem merasa heran dan takut karena Allah memberikan kuasa kepada rasul-rasul untuk melakukan banyak keajaiban. 44Semua orang percaya terus bersatu dan merasa harta kepunyaan mereka adalah milik bersama. 45Sering kali, salah satu dari mereka menjual tanah miliknya dan membagi-bagikan hasil penjualan itu kepada anggota lain yang memerlukan bantuan. 46Mereka sepakat untuk berkumpul setiap hari di teras rumah Allah. Dengan penuh sukacita dan rasa syukur, mereka sering bergantian saling mengundang untuk makan bersama di rumah masing-masing, dan di situ mereka juga merayakan Perjamuan Kudus. 47Mereka terus memuji-muji Allah dan disenangi oleh semua orang. Setiap hari, TUHAN menambahkan orang-orang yang baru diselamatkan kepada kelompok orang percaya itu.

Pilihan Saat Ini:

Kisah 2: TSI

Sorotan

Berbagi

Salin

None

Ingin menyimpan sorotan di semua perangkat Anda? Daftar atau masuk