Logo Aplikasi Alkitab
Ikon Pencarian

Roma 15:4-16

Roma 15:4-16 TSI

Segala sesuatu yang tertulis di dalam Kitab Suci memang merupakan ajaran bagi kita. Dan semua ajaran itu diberikan untuk menjadikan kita tabah dan kuat, sehingga kita terus berharap kepada Allah yang adalah Penolong kita. Dialah sumber kesabaran dan kekuatan bagi kita. Saya berdoa supaya Allah menolong kalian semua untuk hidup rukun, seperti kehendak Kristus Yesus, sehingga kalian semua bersatu dan dengan seia sekata memuji serta memuliakan Allah, Bapa dari Kristus Yesus Penguasa kita. Jadi, karena Kristus sudah menerima kalian sebagai umat-Nya, hendaklah kalian juga saling menerima sesama saudara-saudari seiman, supaya Allah dimuliakan. Saya berkata begitu karena Kristus Yesus sudah menjadi hamba bagi bangsa Yahudi untuk menunjukkan bahwa Allah menepati semua janji-Nya kepada mereka. Dengan demikian, Kristus membuktikan bahwa semua perjanjian Allah terhadap nenek moyang orang Yahudi adalah benar. Pelayanan Kristus juga bertujuan agar bangsa-bangsa yang bukan Yahudi turut memuliakan Allah karena kebaikan hati-Nya yang Dia nyatakan kepada mereka. Kitab Suci sudah banyak menubuatkan tentang hal tersebut. Misalnya, seorang pemazmur menulis, “Karena itu aku akan memuliakan Engkau di antara bangsa-bangsa yang bukan Yahudi, dan menyanyikan lagu pujian bagi-Mu.” Musa juga berkata, “Hai bangsa-bangsa yang bukan Yahudi, bersukacitalah bersama umat Allah.” Ada pula pemazmur yang mengatakan, “Hai semua bangsa yang bukan Yahudi, pujilah TUHAN! Biarlah segala bangsa memuji Penguasa kita.” Dan Nabi Yesaya pun bernubuat, “Akan datang Seorang Raja yang muncul seperti tunas dari tunggul Isai. Dia akan ditinggikan sebagai raja yang memerintah segala bangsa, dan orang yang bukan Yahudi akan berharap kepada-Nya.” Karena itu, saya mendoakan kalian semua yang percaya kepada Kristus: Kiranya Allah, sumber pengharapan kita, memberkati kalian dengan sukacita dan ketenangan dalam perlindungan-Nya. Biarlah kalian tidak pernah berputus asa, sebab melalui kuasa Roh Kudus, kalian memiliki harapan yang pasti. Saudara-saudariku, saya yakin bahwa kalian hidup dengan sangat baik dan mempunyai semua pengetahuan yang diperlukan untuk dapat saling menasihati. Meski demikian, Saudara-saudari, sebagai rasul Allah yang Dia pilih karena kebaikan hati-Nya, saya berani menuliskan hal-hal tadi. Sebab Allah memanggil saya menjadi pelayan Kristus Yesus dan menugaskan saya untuk memberitakan Kabar Baik-Nya kepada orang-orang bukan Yahudi. Jadi saya melayani seperti seorang imam yang menjadi perantara bagi orang-orang bukan Yahudi, supaya mereka juga bisa mempersembahkan hidupnya kepada Allah seperti kurban yang hidup. Allah akan menerima mereka karena mereka sudah disucikan oleh Roh-Nya.

Gambar Ayat untuk Roma 15:4-16

Roma 15:4-16 - Segala sesuatu yang tertulis di dalam Kitab Suci memang merupakan ajaran bagi kita. Dan semua ajaran itu diberikan untuk menjadikan kita tabah dan kuat, sehingga kita terus berharap kepada Allah yang adalah Penolong kita. Dialah sumber kesabaran dan kekuatan bagi kita. Saya berdoa supaya Allah menolong kalian semua untuk hidup rukun, seperti kehendak Kristus Yesus, sehingga kalian semua bersatu dan dengan seia sekata memuji serta memuliakan Allah, Bapa dari Kristus Yesus Penguasa kita. Jadi, karena Kristus sudah menerima kalian sebagai umat-Nya, hendaklah kalian juga saling menerima sesama saudara-saudari seiman, supaya Allah dimuliakan. Saya berkata begitu karena Kristus Yesus sudah menjadi hamba bagi bangsa Yahudi untuk menunjukkan bahwa Allah menepati semua janji-Nya kepada mereka. Dengan demikian, Kristus membuktikan bahwa semua perjanjian Allah terhadap nenek moyang orang Yahudi adalah benar. Pelayanan Kristus juga bertujuan agar bangsa-bangsa yang bukan Yahudi turut memuliakan Allah karena kebaikan hati-Nya yang Dia nyatakan kepada mereka. Kitab Suci sudah banyak menubuatkan tentang hal tersebut. Misalnya, seorang pemazmur menulis, “Karena itu aku akan memuliakan Engkau di antara bangsa-bangsa yang bukan Yahudi, dan menyanyikan lagu pujian bagi-Mu.” Musa juga berkata, “Hai bangsa-bangsa yang bukan Yahudi, bersukacitalah bersama umat Allah.” Ada pula pemazmur yang mengatakan, “Hai semua bangsa yang bukan Yahudi, pujilah TUHAN! Biarlah segala bangsa memuji Penguasa kita.” Dan Nabi Yesaya pun bernubuat, “Akan datang Seorang Raja yang muncul seperti tunas dari tunggul Isai. Dia akan ditinggikan sebagai raja yang memerintah segala bangsa, dan orang yang bukan Yahudi akan berharap kepada-Nya.” Karena itu, saya mendoakan kalian semua yang percaya kepada Kristus: Kiranya Allah, sumber pengharapan kita, memberkati kalian dengan sukacita dan ketenangan dalam perlindungan-Nya. Biarlah kalian tidak pernah berputus asa, sebab melalui kuasa Roh Kudus, kalian memiliki harapan yang pasti. Saudara-saudariku, saya yakin bahwa kalian hidup dengan sangat baik dan mempunyai semua pengetahuan yang diperlukan untuk dapat saling menasihati. Meski demikian, Saudara-saudari, sebagai rasul Allah yang Dia pilih karena kebaikan hati-Nya, saya berani menuliskan hal-hal tadi. Sebab Allah memanggil saya menjadi pelayan Kristus Yesus dan menugaskan saya untuk memberitakan Kabar Baik-Nya kepada orang-orang bukan Yahudi. Jadi saya melayani seperti seorang imam yang menjadi perantara bagi orang-orang bukan Yahudi, supaya mereka juga bisa mempersembahkan hidupnya kepada Allah seperti kurban yang hidup. Allah akan menerima mereka karena mereka sudah disucikan oleh Roh-Nya.Roma 15:4-16 - Segala sesuatu yang tertulis di dalam Kitab Suci memang merupakan ajaran bagi kita. Dan semua ajaran itu diberikan untuk menjadikan kita tabah dan kuat, sehingga kita terus berharap kepada Allah yang adalah Penolong kita. Dialah sumber kesabaran dan kekuatan bagi kita. Saya berdoa supaya Allah menolong kalian semua untuk hidup rukun, seperti kehendak Kristus Yesus, sehingga kalian semua bersatu dan dengan seia sekata memuji serta memuliakan Allah, Bapa dari Kristus Yesus Penguasa kita. Jadi, karena Kristus sudah menerima kalian sebagai umat-Nya, hendaklah kalian juga saling menerima sesama saudara-saudari seiman, supaya Allah dimuliakan. Saya berkata begitu karena Kristus Yesus sudah menjadi hamba bagi bangsa Yahudi untuk menunjukkan bahwa Allah menepati semua janji-Nya kepada mereka. Dengan demikian, Kristus membuktikan bahwa semua perjanjian Allah terhadap nenek moyang orang Yahudi adalah benar. Pelayanan Kristus juga bertujuan agar bangsa-bangsa yang bukan Yahudi turut memuliakan Allah karena kebaikan hati-Nya yang Dia nyatakan kepada mereka. Kitab Suci sudah banyak menubuatkan tentang hal tersebut. Misalnya, seorang pemazmur menulis, “Karena itu aku akan memuliakan Engkau di antara bangsa-bangsa yang bukan Yahudi, dan menyanyikan lagu pujian bagi-Mu.” Musa juga berkata, “Hai bangsa-bangsa yang bukan Yahudi, bersukacitalah bersama umat Allah.” Ada pula pemazmur yang mengatakan, “Hai semua bangsa yang bukan Yahudi, pujilah TUHAN! Biarlah segala bangsa memuji Penguasa kita.” Dan Nabi Yesaya pun bernubuat, “Akan datang Seorang Raja yang muncul seperti tunas dari tunggul Isai. Dia akan ditinggikan sebagai raja yang memerintah segala bangsa, dan orang yang bukan Yahudi akan berharap kepada-Nya.” Karena itu, saya mendoakan kalian semua yang percaya kepada Kristus: Kiranya Allah, sumber pengharapan kita, memberkati kalian dengan sukacita dan ketenangan dalam perlindungan-Nya. Biarlah kalian tidak pernah berputus asa, sebab melalui kuasa Roh Kudus, kalian memiliki harapan yang pasti. Saudara-saudariku, saya yakin bahwa kalian hidup dengan sangat baik dan mempunyai semua pengetahuan yang diperlukan untuk dapat saling menasihati. Meski demikian, Saudara-saudari, sebagai rasul Allah yang Dia pilih karena kebaikan hati-Nya, saya berani menuliskan hal-hal tadi. Sebab Allah memanggil saya menjadi pelayan Kristus Yesus dan menugaskan saya untuk memberitakan Kabar Baik-Nya kepada orang-orang bukan Yahudi. Jadi saya melayani seperti seorang imam yang menjadi perantara bagi orang-orang bukan Yahudi, supaya mereka juga bisa mempersembahkan hidupnya kepada Allah seperti kurban yang hidup. Allah akan menerima mereka karena mereka sudah disucikan oleh Roh-Nya.